Langkah nyata pengelolak an Bank Sampah Mandiri Berkah
Pengangkutan Barang Hasil Pengolahan di Bank Sampah Mandiri Berkah, Langkah Nyata Kelola Sampah di Trenggalek
TRENGGALEK – Bank Sampah Mandiri Berkah yang beralamat di Dusun Ndoyo, Desa Kedungdowo, tepatnya di wilayah RT 37 RW 08, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, kembali melaksanakan kegiatan pengangkutan barang hasil pengumpulan dan pengolahan sampah daur ulang. Kegiatan ini merupakan bukti nyata keberlanjutan program pengelolaan sampah yang telah dijalankan lembaga ini, yang juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk jaringan bank sampah lainnya di wilayah tersebut.
Terlihat dalam dokumentasi kegiatan, sejumlah sampah yang telah dipilah dan dikemas dalam karung-karung besar dimuat ke dalam kendaraan pengangkut untuk selanjutnya disalurkan ke tempat pengolahan lebih lanjut atau pembeli bahan daur ulang. Aktivitas ini menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang diterapkan Bank Sampah Mandiri Berkah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
Pengelola Bank Sampah Mandiri Berkah menyampaikan harapan besar agar pemerintah daerah terus memberikan dukungan, baik berupa pembinaan, fasilitas, maupun kebijakan yang mendukung keberlangsungan operasional bank sampah. Dukungan tersebut dinilai sangat penting agar lembaga ini dapat terus berkembang, menjangkau lebih banyak warga, dan berperan lebih besar dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap semoga pemerintah terus mendukung langkah kami, dan semoga Bank Sampah Mandiri Berkah semakin mengudara, semakin dikenal, dan semakin bermanfaat bagi sesama serta kelestarian lingkungan sekitar,” ujar pengelola, mewakili harapan seluruh pengurus dan anggota.
Keberadaan Bank Sampah Mandiri Berkah di Desa Bendoagung menjadi salah satu contoh keberhasilan inisiatif masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah. Melalui kerjasama yang terjalin dan semangat gotong royong, lembaga ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan, tetapi juga mengubah persepsi bahwa sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan benar. Diharapkan ke depannya, keberadaan bank sampah serupa semakin banyak bermunculan dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi Kabupaten Trenggalek.
Komentar
Posting Komentar