USAHA SALAH SATU MILIK WARGA KEDUNGDOWO SAAT INI SUDAH TERKENAL DI MANCA NEGARA

USAHA KRIPIK "FANTOBIS" MILIK IBU BINTI DI KEDUNGDOWO MEMBUAHKAN HASIL, SEMUA KARYAWAN ADALAH IBU-IBU WARGA SETEMPAT
 
Kabupaten Trenggalek, 30 Januari 2026 – Berlokasi di Kedungdowo, RT 31 RW 08 Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, usaha pembuatan kripik pisang dan kripik bote bernama Fantobis milik Ibu Binti telah membuahkan hasil positif bagi warga sekitar, dengan seluruh tenaga kerja yang terlibat merupakan ibu-ibu dari lingkungan tersebut.
 
Di ruang produksi yang beroperasi secara teratur, para ibu-ibu karyawan menjalankan setiap tahapan proses pembuatan dengan penuh keahlian – mulai dari pemilihan bahan baku pisang dan bote (ubi jalar lokal), pengolahan mentah, hingga proses penggorengan dan pengemasan. Bahan baku yang digunakan sebagian besar diperoleh dari hasil panen petani lokal, sehingga usaha ini turut memberikan kontribusi pada kemajuan ekonomi desa.

 
"Usaha Fantobis yang kami dirikan beberapa waktu lalu kini mulai menunjukkan perkembangan yang baik. Semua ibu-ibu di sini adalah karyawan yang tangguh, masing-masing memiliki tugas khusus dan bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Ibu Binti dengan bangga. Produk kripik yang dihasilkan telah memasuki pasar tradisional di berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek dan bahkan menjangkau beberapa kecamatan di Kabupaten Blitar, dengan permintaan yang terus meningkat dari hari ke hari.
 
Para ibu-ibu karyawan menyampaikan bahwa menjadi bagian dari usaha Fantobis tidak hanya memberikan tambahan penghasilan untuk mendukung kebutuhan keluarga, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antar tetangga dan memberikan rasa pencapaian karena dapat berkontribusi pada kemajuan usaha lokal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SARAPAN SEBELUM BER AKTIFITAS PAGI

PersaudaraaN SH Terate Ranting Kampak Cabang Trenggalek Pusat Madiun salurkan bantuan kepada Siswa yang baru mengalami kecelakaan

Menjelang Bulan suci PersaudaraaN SH Terate Ranting Kampak Cabang Trenggalek Pusat Madiun bersamaasyarakat Kedungdowo membersihkan area makam Putuk nglegok